Anda narsis? Profil Anda di Facebook bisa mencerminkan seberapa narsisnya Anda. Kok bisa? Sekedar meneruskan aja, menurut wikipedia narsisme berarti sebuah tindakan seseorang di mana ia sangat mencintai dirinya sendiri.
Ilmuwan di University of Georgia menyebarkan tes kuesioner kepribadian ke sekitar 130 pengguna Facebook dan menganalisa konten profil mereka. Dari situ bisa diketahui seberapa narsisnya mereka dan tingkat egonya. Hasil detailnya dipublikasikan di edisi Oktober Personality and Social Psychology Bulletin.
Narsis Merugikan
Para peneliti mengatakan bahwa jumlah pesan dan postingan di halaman mereka sangat berkorelasi dengan seberapa narsisnya mereka. Pimpinan studi Laura Buffardi Ph.D, mengatakan bahwa ini setara dengan seberapa narsisnya mereka di dunia nyata.
Narsisme menghalangi kemampuan seseorang dari relasi pertemanan yang sehat, dan hubungan jangka panjang, menurut rekan Buffardi, W. Keith Campbell. Di studi terdulu, ilmuwan menemukan bahwa halaman personal Web sangat popular di kalangan kaum narsis, namun bukan berarti semua pengguna Facebook adalah narsis.
“Orang narsis bisa jadi terlihat sangat menarik, tapi mereka biasanya merasa lebih hebat dari rang lain. Mereka suka melukai orang lain di sekitarnya,” ujar Campbell.
Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.
Foto:neandernews.com



Belajar 

Vatikan - Paus Benediktus XVI menggunakan jejaring sosial Facebook untuk berdakwah. Melalui media yang 'berpenghuni' ratusan juta orang di seluruh dunia itu, Paus mengajak para kawula muda Katolik untuk kembali ke gereja.

